RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 22 |
Identifikasi Faktor yang Mempengaruhi Pemberian ASI
Eksklusif selama Pandemi Covid-19
Identification of Factors that Influence Exclusive Breastfeeding
during the Covid-19 Pandemic
Iid Putri Zulaida
1)
, Harnanik Nawangsari, Afif Hidayatul Arham
2)
1)
Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan, Sekolah Tinggi Insan Cendekia Medika Medika
Jombang
2)
Program Studi Keperawatan, Sekolah Tinggi Insan Cendekia Medika Jombang
Email : putriarrie@gmail.com
ISSN 2548-2246 (online)
ISSN 2442-9139 (print)
Edited by :
Paramitha Amelia K
Reviewed by :
Evi Wahyuntari
*Correspondence : Iid Putri
Zulaida
putriarrie@gmail.com
Received : 10 September
2021
Accepted : 15 September
2021
Published : 04 April 2022
Citation : Iid Putri Zulaida
(2022)
Identifikasi Faktor yang
Mempengaruhi Pemberian ASI
Eksklusif selama Pandemi
Covid-19 .
Midwiferia Jurnal Kebidanan.
8 : 1.
Doi :
10.21070/midwiferia.v8i1.1635
ABSTRAK
Pandemi Covid-19 berdampak besar pada pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini
bertujuan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif
selama Pandemi Covid-19 berdasarkan studi empiris 2 tahun terakhir. Desain penelitian
menggunakan literature review. Sumber data menggunakan database Elsevier, BMC,
dan Scholar dengan topik yang diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris selama
2 tahun (20202021). Metode review menggunakan pencarian jurnal sesuai framework
PICOS dengan kata kunci yang sesuai dengan penulisan. Jurnal dipilih dengan seleksi
jurnal dan abstrak dengan kriteria inklusi, eksklusi sehingga ditemukan jurnal yang
dapat diriview. Hasil penelitian menyebutkan faktor peran konselor ASI, pengetahuan,
psikologis, dukungan keluarga, lockdown, dan rooming in, ketahanan keluarga,
pengalaman menyusui, status kesehatan ibu, dan promosi susu formula mempengaruhi
pemberian ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif selama Pandemi Covid-19 yaitu peran
konselor, pengetahuan, psikologis, ketahanan keluarga, rooming in, dukungan
keluarga, pengalaman ibu, lockdown, promosi susu formula, dan kondisi kesehatan ibu
berdasarkan studi empiris 2 tahun terakhir.
Kata kunci : ASI Eksklusif, Pandemi, Covid-19
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 23 |
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has a major impact on exclusive breastfeeding. The aims of
the study was to identify factors that influence exclusive breastfeeding during the
Covid-19 pandemic based on empirical studies of the last 2 years. The research design
uses a literature review. The data source uses Elsevier, BMC, and Scholar databases
with topics published in Indonesian and English for 2 years (20202021). The review
method uses journal searches according to the PICOS framework with keywords that
match the writing. Journals are selected by journal selection and abstracts with
inclusion and exclusion criteria so that journals are found that can be reviewed. The
results of the study stated that the role of breastfeeding counselors, knowledge,
psychology, family support, lockdown, and rooming in, family resilience, breastfeeding
experience, maternal health status, and promotion of formula milk influenced exclusive
breastfeeding. Based on the results of the study, it was found that the factors that
influence exclusive breastfeeding during the Covid-19 pandemic are the role of
counselors, knowledge, psychology, family resilience, rooming in, family support,
mother's experience, lockdown, promotion of formula milk, and maternal health
conditions based on the last 2-year empirical study.
Keywords : Knowledge, attitudes, psychomotor, breastfeeding techniques, audio
visual media.
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 Oktober 2021
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1633
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 24 |
1. PENDAHULUAN
Coronavirus Disease 19 (Covid-19)
disebabkan Novel Coronavirus (2019-nCoV)
yang merupakan virus varian baru dan belum
pernah diidentifikasi sebelumnya pada
manusia dan menyebabkan permasalahan
serius yang dialami oleh lebih dari 200 negara
di dunia. Covid-19 telah dinyatakan sebagai
pandemi dunia oleh World Health
Organization (WHO, 2020).
Pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini
tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir
sehingga menyebabkan berbagai perubahan
pola hidup dan disrupsi sistem ekonomi dan
kesehatan di seluruh dunia, termasuk di
Indonesia. Pandemi Covid-19 memiliki
dampak pada ibu menyusui serta mengancam
kelangsungan pada proses pemberian ASI
eksklusif pada bayi (Mertasari, 2021).
Muktiyo (2020) menyatakan bahwa
terdapat satu dari dua bayi di Indonesia dengan
usia di bawah 6 bulan yang mendapat ASI
Eksklusif, dan kurang dari 5% anak yang
masih mendapat ASI sampai usia 23 bulan. Ini
berarti selama dua tahun pertama kehidupan,
terdapat hanya 50% anak Indonesia yang tidak
menerima gizi sesuai kebutuhan mereka.
Sampai saat ini belum ada penelitian
ilmiah yang membuktikan ditemukannya virus
Covid-19 pada ASI. WHO masih memberi
rekomendasi ibu tetap memberikan ASI
karena menyusui memiliki manfaat secara
substansi lebih dari potensi risiko penularan
Covid-19 (WHO, 2020). Pemberian ASI
adalah pilihan paling baik bagi bayi dan anak
utamanya dalam keadaan pandemi seperti
sekarang ini. Banyaknya manfaat menyusui
baik bagi bayi dan ibu harus dipahami dan
diketahui secara luas bagi ibu menyusui. ASI
tetap merupakan nutrisi terbaik yang dapat
menjadi perlindungan terhadap berbagai
penyakit pada bayi dan balita termasuk pada
masa wabah Covid-19.
Hasil penelitian Mar’atun Ulaa (2020)
menyebutkan ada beberapa faktor yang
berhubungan signifikan dengan pola
pemberian ASI Eksklusif antara lain
informasi dan promosi, peran keluarga, peran
petugas kesehatan, tingkat pengetahuan ibu
dan pekerjaan ibu, rooming-in, konseling dan
edukasi dari tenaga kesehatan, dukungan dari
suami, dukungan dari keluarga dan Inisiasi
Menyusu Dini (IMD).
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 25 |
Berdasarkan latar belakang tersebut
penulis tertarik melakukan studi literatur
berkaitan dengan topik Identifikasi Faktor
yang Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif
selama Pandemi Covid-19.
2. METODE PENELITIAN
2.1 Strategi Pencarian Literatur
a. Framework
Strategi yang digunakan untuk mencari artikel
menggunakan PICOS framework.
1) Population / problem, populasi atau
masalah dalam literature review ini adalah
rendahnya pemberian ASI eksklusif.
2) Intervention, tindakan dalam literature
review ini adalah diintifikasinya faktor
yang mempengaruhi pemberian ASI
Eksklusif.
3) Comparation, ada faktor pembanding yang
mempengaruhi dan tidak mempengaruhi
pemebrian ASI eksklusif.
4) Outcome, diketahuinya identifikasi faktor
yang mempengaruhi pemberian ASI
eksklusif yang mempengaruhi peningkatan
pemberian ASI eksklusif.
5) Study design, menggunakan desain
literature review.
b. Kata Kunci / Keyword
Kata kunci yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu “Faktor”, ASI
Eksklusif”, “Pandemi Covid-19”,
Factor” AND exclusive breastfeeding”
AND “pandemic Covid-19.
c. Database / Search Engine
Data yang digunakan dalam
penelitian ini bukan berdasarkan
observasi langsung, melainkan data
sekunder yang diperoleh dari studi yang
dilakukan oleh penulis sebelumnya.
Sumber data sekunder yang diperoleh
berupa artikel atau jurnal yang berkaitan
dengan subjek dilakukan dengan
menggunakan basis data melalui :
Elsevier Science Direct, BMC (Bio Med
Central), dan Scholar.
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 26 |
2.2 Kriteria Inklusi dan Eksklusi
Tabel 1. Kriteria Inklusi dan Eksklusi
2.3 Seleksi Studi dan Penilaian Kualitas
a. Hasil Pencarian dan Seleksi Studi
Pencarian artikel atau jurnal melalui
publikasi Elsevier Science Direct, BMC
(Bio Med Central), dan Google Scholar.
Menggunakan kata kunci “Faktor”,“ASI
Eksklusif”,“ Covid-19”, Factor AND
exclusive breastfeeding” AND Covid-
19”.
Dari hasil pencarian menggunakan
search engine Elsevier Science Direct
penulis dengan kata kunci
exclusive+breastfeeding+Covid-19
ditemukan 95 artikel yang sesuai dengan
kata kunci. Sedangkan dari hasil pencarian
sumber dengan menggunakan search
engine BMC (Bio Med Central) pada tahun
20202021 ditemukan 23 artikel dengan
kata kunci
exclusive+breastfeeding+during+pande
micCovid-19”.
Selanjutnya penulis melakukan
pencarian sumber dengan menggunakan
search engine google scholar pada tahun
2020-2021 dengan kata kunci “ASI
Eksklusif+Covid-19” ditemukan 147
artikel pencarian.
KRITERIA
INKLUSI
EKSKLUSI
Population
/ problem
Jurnal nasional maupun
internasional yang
berhubungan dengan
topik penelitian yakni
masalah pemberian ASI
eksklusif selama
pandemi Covid-19
Jurnal nasional
maupun
internasional yang
tidak berhubungan
dengan topik
masalah pemberian
ASI eksklusif
selama Pandemi
Covid-19
Interventio
n
Identifikasi faktor yang
mempengaruhi
pemberian ASI
eksklusif selama
Pandemi Covid-19
Selain faktor yang
mempengaruhi
pemberian ASI
eksklusif selama
Pandemi Covid-19
Comparati
on
Tidak ada pembanding
Tidak ada
pembanding
Outcome
Adanya hubungan
dengan masalah faktor
yang mempengaruhi
pemberian ASI
Eksklusif selama
Pandemi Covid-19
Tidak adanya
hubungan dengan
masalah faktor yang
mempengaruhi
pemberian ASI
eksklusif selama
Pandemi Covid-19
Study
Design
Mix methods study,
cross-sectional study,
case-control study,
qualitative study,
experimental study,
literature review,
deskriptif,
Buku, Conference
abstrak
Tahun
terbit
Artikel atau jurnal yang
terbit tahun 2020-2021
Artikel atau jurnal
yang terbit sebelum
tahun 2020
Bahasa
Bahasa inggris dan
Bahasa Indonesia
Selain bahasa
Inggris dan Bahasa
Indonesia
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 27 |
b. Daftar Artikel Hasil Pencarian
Literature Review ini disintesis menggunakan
metode naratif dengan mengelompokkan data-data
hasil ekstraksi yang sejenis sesuai dengan hasil
yang diukur untuk menjawab tujuan dari penelitian
ini. Jurnal penelitian yang sesuai dengan kriteria
dikumpulkan dan dibuat ringkasan jurnal yang
meliputi author, tahun terbit, judul, metode
penelitian yang digunakan yang meliputi : desain
penelitian, sampling, variabel,instrumen dan
analisis, hasil penelitian serta database.
3. HASIL DAN ANALISIS
Karakteristik Umum dalam Penyelesaian Studi
Penelitian yang dilakukan literatur review
sebagian (50 %) dipublikasikan pada tahun 2020
dan sebagian (50%) tahun 2021 dengan sebagian
besar (40 %) menggunakan desain penelitian
kuantitatif deskriptif. Hampir seluruhnya (70%)
menggunakan sampling penelitian purposive
sampling dengan hampir seluruhnya (60 %)
menggunakan isntrumen Pemberian Materi,
diskusi, tanya jawab, Kuesionaire, survey, online
survey, and Host online by Qualtrics, and
Intsrumen HRS-A dan menggunakan analisis
penelitian desktiptif dengan total hampir
setengahnya (40%).
Analisis Literature Review
Hasil literature review 7 artikel menurut
Ristanti et al., (2020); Widaryanti, (2021); Amy et
al., (2021); Igirisa et al., (2020); Williams et al.,
(2020); Giuliani et al., (2020); dan Latorre et al.,
(2021) didapatkan hasil bahwa peran konselor ASI
(yang meliputi peran serta masyarakat, kader, serta
tenaga kesehatan profesional dapat mempengaruhi
pemberian ASI eksklusif selama Pandemi Covid-
19. Hasil review 6 artikel menurut Ristanti et al.,
(2020); Widaryanti (2021); Amy et al., (2021);
Igirisa et al., (2020); Giuliani et al., (2020); dan
Suyarman et al., (2021) didapatkan bahwa
pengetahuan dapat mempengaruhi pemberian ASI
eksklusif selama Pandemi Covid-19.
Hasil review 4 artikel menurut Ristanti et al.,
(2020); Widaryanti (2021); Suyarman et al., (2021);
dan Latorre et al., (2021) didapatkan hasil bahwa
faktor psikologis seperti kecemasan dan stress
dapat mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI
Eksklusif selama Pandemi Covid-19. Hasil review
4 artikel menurut Widaryanti (2021); Latorre et al.,
(2021); Amy et al., (2021); Giuliani et al., (2020)
didapatkan hasil bahwa dukungan keluarga
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif. Lubbe et
al., (2020); (Amy et al., 2021); (Giuliani et al.,
2020) menyebutkan bahwa faktor Rooming In
(Kontak kulit ke kulit / Skin to skin contact) antara
ibu dan bayi selama di rumah sakit akan
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif.
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 28 |
Hasil review 3 artikel menurut Latorre et al.,
(2021); Amy et al., (2021); Williams et al., (2020)
menyebutkan bahwa faktor lockdown selama
Pandemi Covid-19 mempengaruhi pemberian ASI
Eksklusif. Hasil review 2 artikel menurut
Widaryanti (2021) dan Mertasari (2021)
menyebutkan bahwa faktor ketahanan keluarga
yang meliputi pekerjaan dan penghasilan
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif selama
Pandemi Covid-19.
Hasil review 1 artikel menurut Amy et al.,
(2021) menyebutkan bahwa faktor pengalaman ibu
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif. Hasil
review artikel menurut Giuliani et al., (2020)
menyebutkan bahwa status Kesehatan ibu yang
seperti penyakit sistemik ibu dapat mempengaruhi
pemberian ASI Eksklusif. Dan hasil review 1
artikel menurut Mertasari (2021) menyebutkan
faktor gencarnya promosi susu formula juga dapat
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif selama
Pandemi Covid-19.
4. PEMBAHASAN
Hasil literature review 7 artikel menurut
Ristanti et al., (2020); Widaryanti, (2021); Amy et
al., (2021); Igirisa et al., (2020); Williams et al.,
(2020); Giuliani et al., (2020); dan Latorre et al.,
(2021) didapatkan hasil bahwa peran konselor ASI
(yang meliputi peran serta masyarakat, kader, serta
tenaga kesehatan profesional dapat mempengaruhi
pemberian ASI eksklusif selama Pandemi Covid-
19. Hal ini sesuai dengan penelitian
Kusumaningrum & Sari (2021) yang menyebutkan
bahwa Pandemi Covid-19 berakibat pada
berkurangnya akses layanan esensial seperti
konseling pada ibu menyusui di rumah sakit, klinik
kesehatan, atau melalui kunjungan rumah dan
rumah sakit menjadi terganggu. Adapun beredarnya
informasi yang tidak tepat mengenai keamanan
menyusui telah menurunkan angka pemberian ASI
pada anak karena takut menularkan penyakit
kepada bayi mereka.
Hasil review 6 artikel menurut Ristanti et al.,
(2020); Widaryanti (2021); Amy et al., (2021);
Igirisa et al., (2020); Giuliani et al., (2020); dan
Suyarman et al., (2021) didapatkan bahwa
pengetahuan dapat mempengaruhi pemberian ASI
eksklusif selama Pandemi Covid-19. Hal ini sesuai
dengan penelitian Kusumaningrum & Sari (2021)
didapatkan hasil seluruh ibu menyusui yang
dijadikan sampel belum pernah mendapat informasi
tentang menyusui pada masa Pandemi Covid-19.
Ini menunjukkan masih rendahnya pengetahuan ibu
tentang pola menyusui yang aman pada masa
Pandemi Covid-19.
Hasil review 4 artikel menurut Ristanti et al.,
(2020); Widaryanti (2021); Suyarman et al., (2021);
dan Latorre et al., (2021) didapatkan hasil bahwa
faktor psikologis seperti kecemasan dan stress
dapat mempengaruhi ibu dalam memberikan ASI
Eksklusif selama Pandemi Covid-19.
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 29 |
Kusumaningrum & Sari (2021) menyebutkan
bahwa kondisi Pandemi Covid-19 ini juga
menyebabkan psikologis ibu menyusui terganggu
sehingga memicu kekhawatiran apabila dengan
menyusui dapat menularkan virus kepada bayi
mereka.
Hasil review 4 artikel menurut Widaryanti
(2021); Latorre et al., (2021); Amy et al., (2021);
Giuliani et al., (2020) didapatkan hasil bahwa
dukungan keluarga mempengaruhi pemberian ASI
Eksklusif. Berdasarkan penelitian Umami &
Margawati (2018) menyatakan bahwa terdapat
hubungan antara dukungan keluarga dengan
pemberian ASI Eksklusif.
Lubbe et al., (2020); (Amy et al., 2021);
(Giuliani et al., 2020) menyebutkan bahwa faktor
Rooming In (Skin to skin contact) antara ibu dan
bayi selama di rumah sakit akan mempengaruhi
pemberian ASI Eksklusif. Hal ini sesuai dengan
penelitian Agudelo et al., (2016) menambahkan
bahwa kontak kulit ke kulit bermanfaat bagi ibu dan
janin dan berhubungan dengan durasi menyusui
secara eksklusif.
Hasil review 3 artikel menurut Latorre et al.,
(2021); Amy et al., (2021); Williams et al., (2020)
menyebutkan bahwa faktor lockdown selama
Pandemi Covid-19 mempengaruhi pemberian ASI
Eksklusif. Ceulemans et al., (2021) menyebutkan
bahwa beberapa jam dan hari-hari pertama
kehidupan bayi baru lahir adalah jendela penting
untuk membangun laktasi dan untuk memberi ibu
dukungan yang mereka butuhkan untuk menyusui
dengan sukses. Pembatasan dalam lockdown
(penguncian) membuat ibu dan keluarga sulit
mendapatkan akses ke dukungan makan.
Hasil review 2 artikel menurut Widaryanti
(2021) dan Mertasari (2021) menyebutkan bahwa
faktor ketahanan keluarga yang meliputi pekerjaan
dan penghasilan mempengaruhi pemberian ASI
Eksklusif selama Pandemi Covid-19. Ulaa., (2020)
dalam penelitiannya menyebutkan bahwa ibu yang
bekerja selama 8 (delapan) jam dalam sehari
seringkali tidak mempunyai waktu cukup untuk
menyusui. Keadaan ini diperparah dengan
kurangnya kesempatan memompa ASI ditempat
kerja, tidak tersedianya ruangan laktasi, serta
minimnya pengetahuan ibu tentang manajemen
laktasi (Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia, 2015).
Menurut Umami & Margawati (2018)
menyatakan bahwa faktor penghasilan sangat
mendukung dalam pemberian ASI eksklusif
terutama pada keluarga dengan penghasilan rendah
akan cenderung memberikan ASI Eksklusif. Ibu
yang memiliki kondisi ekonomi rendah akan
memilih memberikan ASI karena rendahnya daya
beli terhadap susu formula.
Hasil review 1 artikel menurut Amy et al.,
(2021) menyebutkan bahwa faktor pengalaman ibu
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif. Hal ini
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 30 |
sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh
Hastuti et al., (2015) terdapat hubungan yang
signifikan antara pengalaman menyusui dan
pemberian ASI eksklusif, dan pengalaman
menyusui merupakan faktor yang lebih
berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif.
Hasil review artikel menurut Giuliani et al.,
(2020) menyebutkan bahwa status kesehatan ibu
yang seperti penyakit sistemik ibu dapat
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif. Hasil
penelitian yang dilakukan oleh Rinanti (2018)
menyatakan bahwa status kesehatan ibu
berpengaruh pada pemberian ASI eksklusif. Status
kesehatan ibu merupakan faktor penguat ibu dalam
pemberian ASI eksklusif kepada bayinya. Kondisi
kesehatan ibu mempunyai pengaruh yang sangat
penting dalam keberlangsungan proses menyusui.
Sehat secara fisik yaitu sekumpulan organ yang
berfungsi dan saling berinteraksi.
Dan hasil review 1 artikel menurut Mertasari
(2021) menyebutkan faktor gencarnya promosi
susu formula juga dapat mempengaruhi pemberian
ASI Eksklusif selama Pandemi Covid-19. Dewi
(2021) dalam penelitiannya menyebutkan bahwa
terdapat hubungan tentang promosi susu formula
dengan pemberian ASI eksklusif.
5. KESIMPULAN DAN SARAN
a. Kesimpulan
Berdasarkan dari pencarian beberapa jurnal
yang telah dijelaskan oleh peneliti dapat diambil
kesimpulan yaitu pemberian ASI Eksklusif
selama Pandemi Covid-19 dipengaruhi berbagai
faktor diantaranya peran konselor, pengetahuan,
psikologis, ketahanan keluarga, rooming in,
dukungan keluarga, pengalaman ibu, lockdown,
gencarnya promosi susu formula, dan kondisi
kesehatan ibu.
b. Saran
1) Bagi Petugas Kesehatan
Bisa menambah wawasan sebagai referensi
ilmu pengetahuan mengenai faktor yang
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif selama
Pandemi Covid-19.
2) Bagi Peneliti Selanjutnya
Dapat menambah referensi dan juga ilmu
pengetahuan serta wawasan dalam melakukan
penelitian selanjutnya tentang faktor yang
mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif selain
tentang faktor ibu. Adapun faktor lain yang
dapat dijadikan bahan penelitian antara lain
faktor bayi dan lingkungan.
6. REFERENSI
Amy, Brown & Natalie, Shenker. 2021.
Experiences of Breastfeeding during Covid-
19: Lessons for Future Practical and
Emotional Support. Maternal and Child
Nutrition (John Wiley and Sons Ltd), Volume
17 Number 01, pages 1-
15.https://doi.org/10.1111/mcn.13088%0Aw
ileyonlinelibrary.com/journal/mcn
Dewi, R. (2021). Hubungan Promosi Susu Formula
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 31 |
dan ASI Eksklusif. Jurnal Berita Ilmu
Keperawatan, 14(1), 1018.
https://doi.org/10.23917/bik.v14i1.13187.
Giuliani, Chiara; Li Volsi, Patrizia; E. Brun, et al.
2020. Breastfeeding during the Covid-19
pandemic : Suggestions on Behalf of Woman
Study Grup of AMD. Diabetes Research and
Clinical Practice, Volume 165, pages 108239,
DOI: 10.1016/j.diabres.2020.108239, ISSN :
18728227, PMID : 32479766.
Hastuti, B. W., Machfudz, S., & Budi Febriani, T.
(2015). Hubungan Pengalaman Menyusui
Dan Tingkat Pendidikan Ibu Dengan
Pemberian ASI Eksklusif Di Kelurahan
Barukan, Kecamatan Manisrenggo,
Kabupaten Klaten. Jurnal Kedokteran Dan
Kesehatan Indonesia, 6(4), 179187.
https://doi.org/10.20885/jkki.vol6.iss4.art3.
Igirisa, Yusni; Sri, Sujawaty; Febri, Dwi Yanti; &
Adinda, Oktavianti. 2020. Pemberdayaan
Masyarakat dalam Upaya Menyukseskan ASI
Eksklusif melalui Pendampingan Ibu
Menyusui pada Masa Pandemi Covid-19.
Prosiding Seminar Nasional Multidisiplin
Ilmu, Seminar UNRIYO (Desember) 2020,
Volume 02 Nomor 01 halaman 410-416.
http://prosiding.respati.ac.id/index.php/PSN/
article/view/307.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
(2015). Dukung Ibu Bekerja Beri Asi
Eksklusif. Kementerian Kesehatan Republik
Indonesia.
https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis
-media/20150914/3213443/dukung-ibu-
bekerja-beri-asi-eksklusif/.
Kusumaningrum, A. T., & Sari, P. I. A. (2021).
Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Pola
Menyusui pada Masa Pandemi Covid-19.
10(April), 7481.
Latorre, Giuseppe; Domenico, Martinelli; Pietro,
Guida, et al. 2021. Impact of Covid-19
Pandemic Lockdown on Exclusive
Breastfeeding in Non-Infected Mothers.
International Breastfeeding Journal. Volume
16 Issue 36, page 1-7, DOI : 10.1186/s13006-
021-00382-4, ISBN 1300602100382, ISSN
17464358, PMID 33865408.
https://doi.org/10.1186/s13006-021-00382-4.
Lubbe, W., Botha, E., Niela-Vilen, H., & Reimers,
P. (2020). Breastfeeding during the COVID-
19 Pandemic - a Literature Review for Clinical
Practice. International Breastfeeding Journal,
15(82), 19. https://doi.org/10.1186/s13006-
020-00319-3.
Mar’atun Ulaa., et all. (2020). Keberhasilan
Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 6-12
Bulan Ditinjau Dari Pekerjaan Ibu Dan
Pelaksanaan IMD. Jurnal Aisyiyah Medika,
5, 310326.
Mertasari, L. (2021). Hubungan Status Pekerjaan
Dan Pendapatan Orang Tua Di Masa
Pandemic Covid-19 Terhadap Perilaku
Pemberian ASI Eksklusif. Bunda Edu-
Midwifery Journal (BEMJ), 4(1), 5359.
https://bemj.e-
journal.id/BEMJ/article/view/44/
Muktiyo, W. (2020). ASI Eksklusif penting di
tengah pandemi covid 19. Media Indonesia.
https://mediaindonesia.com/hut-
ri/336699/asi-eksklusif-penting-di-tengah-
pandemi-covid-19.
Rinanti, R. Y. (2018). Status Kesehatan Ibu dengan
Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kesehatan,
1(1), 245251.
http://digilib.unisayogya.ac.id/4510/1/NASK
AH PUBLIKASI- RIZKI YUDHI RINANTI-
1710104207.pdf.
Ristanti, Adenia Dwi. 2021. Peran Kader dalam
Mendorong Pemberian ASI di Masa Pandemi
Covid-19. To Maega Jurnal Pengabdian
Masyarakat Februari 2021, Volume 4 Nomor
1 Halaman 47-54. ISSN (P) : 2622-6332;
ISSN : 2622-6340.
http://www.ojs.unanda.ac.id/index.php/toma
ega.
Suyarman, Ratih; Elpinaria, Girsang; & Mulyani,
Siti. 2021. Hubungan Pengetahuan dengan
Kecemasan Ibu dalam Pemberian ASI pada
Bayi di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Ilmu
Kesehatan Volume 9 Issue 2 page 116-121.
RESEARCH ARTICLE
Published: 04 April 2022
DOI : 10.21070/midwiferia.v7i2.1635
Midwiferia Jurnal Kebidanan | https://midwiferia.umsida.ac.id/index.php/midwiferia April 2022 | Volume 8 | Issue 1 32 |
Umami, W., & Margawati, A. (2018). Faktor Yang
Mempengaruhi Pemberian ASI Eksklusif.
Jurnal Kedokteran Diponegoro, 7(4), 1720
1730.
http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medic
o.
Widaryanti, Rahayu. 2021. Pendampingan Ibu
Menyusui pada Masa Pandemi Covid-19
Guna Menjaga Ketahanan Keluarga.
Pancanaka : Jurnal Kependudukan, Keluarga,
dan Sumber Daya Manusia. Volume 2,
Nomor 1, Tahun 2021 halaman 1-8 ISSN
2716-3036 (Online) DOI
10.37269/pancanaka.v2i1.85.
WHO. (2020). Pertanyaan Jawaban Terkait
COVID-19 Untuk Publik (n.d) (Issue
Pertanyaan Jawaban Terkait COVID-19
Untuk Publik (n.d)).
https://www.who.int/indonesia/news/novel-
coronavirus/qa-for-public.
Williams, J., Namazova-Baranova, L., Weber, M.,
Vural, M., Mestrovic, J., Carrasco-Sanz, A.,
Breda, J., Berdzuli, N., & Pettoello-
Mantovani, M. (2020). The Importance of
Continuing Breastfeeding during Coronavirus
Disease-2019: In Support of the World Health
Organization Statement on Breastfeeding
during the Pandemic. Journal of Pediatrics
(European Paediatric Association), 223, 234
236.
https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2020.05.009